Letak geografis kota Malang ini berada diwilayah pegunungan yaitu gunung Arjuno sebelah utaranya, gunung Semeru sebelah tenggaranya, kemudian gunung Kawi sebelah barat daya dan yang terakhir disebelah barat persis terdapat bukit yang cukup tinggi juga yaitu bukit Panderman.
Kota Malang yang memiliki tanah yang naik turun dan di kelilingi oleh gunung-gunung, akan menjadi tempat aman untuk menempatkan kepemerintahannya maupun militernya didaerah ini. Malang yang memiliki cuaca dingin menyebabkan malang sering berkabut dikota-kota maupun di pedesaan, hal ini sangat menguntungkan juga untuk bersembunyi dari intaian dari pesawat yang melewati diatas udara kota Malang.Penempatan basis militer di kota Malang ini pemerintah Belanda menempatkan pada segala penjuru arah dari pusat kota Malang.
Di perbatasan kota Malang dengan pasuruan tepatnya di lawang, terdapat bangunan peninggalan Belanda yang digunakan sebagai pos untuk menjaga keluar masuknya kendaraan dari maupun tujuan ke Malang. Sebagian bangunan-bangunan yang terletak disebelah timur jalan masih ada namun kurang terawat. Didaerah tersebut menunjukan ada pemukiman yang digunakan untuk kepentingan militer. Pemukiman untuk kepentingan militer di sebelah utara kota Malang ini merupakan paling padat dibandingkan dengan yang lainnya. Disebabkan karena sebelah utara ini merupakan jalur utama dari kota Surabaya maupun Pasuruan sebagai pelabuhan pada masa pendudukan Belanda.
Kemudian di sebelah timur kota Malang di daerah Jabung juga ada basis militer. Basis militer diposisikan di daerah Jabung ini karena memiliki posisi yang lebih tinggi sehingga diharapkan bisa memantau kota dari tempat yang lebih tinggi.
Disebelah barat kota Malang tepatnya di daerah Karangploso terdapat juga basis militer peninggalan jaman Belanda yang difungsikan sebagai pengamanan untuk wilayah Batu. Daerah Batu ini dulunya sebagai tempat wisata para penggede-penggede Belanda seperti didaerah Songgoriti.
Untuk disebelah selatan kota Malang pemerintah Belanda kurang begitu memperkuat militernya mungkin karena sedikit sekali peninggalan-peninggalan yang tersisa.
Sedangkan di pusat kota juga ada peninggalan bangunan bekas militer Belanda yaitu didepan Balai Kota.Sebagian bangunan yang tidak tersisa mungkin disebabkan karena bombardir dari pesawat udara sehingga bangunan bangunan bekas militer Belanda habis rata dengan tanah.

